RONALDO DAN KEMENANGAN TAHUN 2002

Di waktu senggang penulis menyempatkan diri untuk melihat rekaman jejak fenomenal mantan pemain internasional Brazil yang kini telah menanggalkan seragam timnas dan tengah menikmati masa pensiun. Pemain tersebut tak lain adalah idola yang penulis agungkan, Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Sudah hampir dua tahun pemain yang akrab disapa Ronnie itu meninggalkan si kulit bundar yang selama ini ia pakai untuk mencari nafkah dan menunjukan bakat alamnya. Rekaman-rekaman tersebut sangat mendorong penulis untuk membuat tulisan ini.

Melalui berbagai rekaman tersebut, penulis melihat masa-masa ketika Ronaldo mencapai puncak karir maupun tatkala ia diterpa cedera yang kerap menggerogoti kedua kakinya. Penulis sendiri belum pernah melihat secara langsung ketika Ronaldo berada di puncak karir. Maklum, ketika penulis pertama kali jatuh hati pada olah raga nomor wahid dunia itu, penulis belum terlalu akrab dengan siaran sepak bola. Penulis mulai rajin menyaksikan para bintang berlaga di atas rerumputan hijau ketika mulai duduk di kelas enam SD dan saat itu sosok Ronaldo sudah mulai pudar karena dilanda masalah berat badan yang menyebabkan performanya turun drastis.

RonaldoRonaldo dengan tubuhnya yang tambun

ronaldoRonaldo saat merayakan rekor golnya di Piala Dunia. Tubuh Ronnie sudah tidak seideal ketika masih berstatus sebagai penyerang terbaik sejagad raya

Ronaldo muda merupakan sosok penyerang yang sangat ditakuti. Mungkin sekarang pembaca akan menemukan Ronaldo muda dalam diri striker Barcelona, Lionel Messi. Keduanya sangat tajam dan sulit sekali dihentikan. Ronaldo muda adalah striker andalan di mana pun ia bermain. Kecepatan yang sangat tinggi, akurasi tendangan yang mematikan, penempatan posisi yang baik, dan teknik olah bola yang memikat merupakan kekuatan utama Ronaldo untuk mendobrak pertahanan lawan. Difensore Italia yang terkenal dengan kemampuan bertahannya pun harus berkali-kali bersusah payah demi menahan laju Il Phenomenon. Alessandro Nesta, mantan bek timnas Italia pernah terang-terangan mengaku bahwa Ronaldo merupakan sosok yang sulit dihentikan.

Ronaldo-PSVGoyang Samba Ronaldo di Negeri Kincir Angin membuatnya sulit dihentikan

Ronaldo-BarcelonaKecepatan dan dribel bola yang baik menjadi kelebihan Ronaldo selama membela El Barca

ronaldo-barcelona 2Selebrasi yang menandakan bahwa Sang Fenomena telah melahirkan gol

Ronaldo sendiri pernah menjadi pemain termuda yang memenangi gelar FIFA MVP Awards. Ronaldo yang telah tiga kali memenanginya pertama kali menyabet gelar tersebut tahun 1996 ketika usianya baru menginjak angka dua puluh. Hingga saat ini pun belum pernah ada pemain muda yang mencetak prestasi fenomenal seperti itu. Bahkan Alexandre Pato yang sempat digadang-gadang akan menjadi penerus Ronaldo pun tidak ada apa-apanya sama sekali. Satu tahun setelah memenangi gelar terbaik dunia itu, Ronnie kembali memenanginya. Gelar kedua itu didapatkan Ronaldo ketika ia bermain di klub kepunyaan Massimo Morati. Penampilan impresif Ronaldo bersama El Barca menjadi salah satu kunci terbesar kembali dipilihnya Ronaldo menjadi pemain terbaik. Tahun pertama bersama Inter Milan pun berjalan baik di mana Ronaldo berhasil membawa Inter mengangkat trofi UEFA. Di partai final, Ronaldo mencetak salah satu dari tiga gol Inter atas tim ibu kota, Lazio. Di kompetisi domestik (Liga), Ronaldo juga sukses mendulang 25 gol. Berbekal segudang kesuksesan tersebut tak heran jika timnas Brazil menaruh beban besar di pundak pemain yang biasa mengenakan nomor sembilan tersebut.

1516871_FULL-LNDRonaldo meraih gelar sebagai pemain terbaik dunia pertama pada 1996

_39140869_ronaldo_barca_ge3_298Gol Ronaldo lewat titik putih membawa Blaugrana merengkuh gelar keempatnya di ajang Piala Winners

_44427661_ronaldo_interRonaldo secara mengagumkan menjadi pencetak gol terbanyak di Spanyol dan di Eropa walaupun usianya masih 20 tahun

ronaldo-interGolden Ball pertama Ronaldo sebagai simbol pemain terbaik Eropa 1997

1516872_FULL-LNDBack to back winner. Ronaldo mempertahankan gelar sebagai pemain terbaik dunia di tahun 1997 saat berkostum biru hitam milik Nerazzuri

124015hp2Goyang samba Ronaldo mengecoh kiper Lazio sebelum akhirnya melepaskan bola ke gawang di final UEFA Cup 1998

int2Ronaldo dan kebahagiaan memenangkan UEFA Cup

Piala Dunia 1998 di Prancis adalah kali pertama Ronaldo unjuk gigi di pesta sepak bola empat tahunan. Permainan Ronaldo bersama Brazil sampai di semifinal sangat mengundang decak kagum di mana ia berhasil menyarangkan empat gol dan memberi beberapa assist bagi rekan-rekannya. Walau demikian, Ronaldo tampil jauh di bawah ekspektasi sewaktu berhadapan dengan tuan rumah di final. Ada berbagai rumor terkait masalah tersebut. Apa pun itu yang pasti Ronaldo muda tampil di bawah performa standar dan Brazil harus puas hanya menjadi runner up setelah berhasil mengangkat piala empat tahun sebelumnya.

Brazilian players pose for the officialSkuad Brazil 1998

article_ronaldo2Ronaldo merayakan gol pertamanya di Piala Dunia

_44427681_ronaldo_franceKecepatan adalah senjata Ronaldo untuk mengobrak-abrik lawannya di Prancis

1291978_10-productRonaldo muda menyulitkan pemain Moroco

laudrup_mod_ronaldo_1998Aksi hebat Ronaldo membuatnya selalu dikawal oleh pemain lawan

1998 World Cup Finals. Marseille, France. Semi-Final. 7th July, 1998. Brazil 1 v Holland 1.  (Brazil won 4-2 on penalties). Brazil's Ronaldo races away as Holland's Wim Jonk (6) and Ronald De Boer try to intercept.Ronaldo tampil luar biasa saat bersua Belanda di semifinal. Ronaldo sendiri mencetak satu-satunya gol Brazil ke gawang de Oranje

tumblr_m1gbijWrxJ1r3ey0ao14_r1_1280Ronaldo melepaskan tendangan kaki kiri ke gawang Van Der Sar pada laga semifinal melawan Belanda

ronaldo04Ronaldo berhasil menembus pertahanan Van Der Sar dan menyarangkan gol keempatnya di Piala Dunia

D2D44FFD6EBFE1BE1BDE4F63411ERonaldo merayakan keberhasilannya menembus pertahanan Belanda di semifinal

Soccer - World Cup France 98 - Final - Brazil v FranceRonaldo yang tampil di bawah standar menjadi bulan-bulanan tim Ayam Jantan di partai final

AI_ronaldoFrance98(1)Ronaldo menyesali kegagalannya membawa Brazil mendulang gelar. Performa buruknya turut membuat Brazil tak berkutik atas tuan rumah

Di luar dugaan, final 1998 sebagai salah satu periode terburuk dalam karir Ronaldo ternyata merupakan bencana awal yang menghantuinya. Sejak itu, namanya mulai dibenamkan oleh cedera. Cedera paling parah tentu saja cedera lutut parah yang menghampirinya dua kali. Cedera pertama tidak memakan waktu terlalu lama karena membutuhkan waktu istirahat sekitar empat bulan saja. Setelah banyak menghabiskan waktu di ruang terapi, Ronaldo kembali tampil di ajang Coppa Italia pada 20 April 2000. Ternyata mimpi buruk sesungguhnya berlanjut. Ronaldo kembali berteriak sangat keras di lapangan sambil memegangi lututnya. Ternyata cedera lutut itu belum mau menyingkir darinya. Dalam rekaman yang penulis saksikan, ekspresi wajah seluruh awak tim Inter seperti wajah orang berkabung ketika Ronaldo kembali menderita cedera dan ditandu keluar lapangan.

ronaldo-injury-interRonaldo mengerang kesakitan karena lututnya kembali dihantam cedera

Pemegang rekor gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia tersebut harus kembali naik ke meja operasi dan masuk ke ruang terapi. Kurang lebih dua puluh bulan lamanya Ronaldo harus istirahat, berlatih secara terpisah, dan mencapai kondisi yang fit untuk siap bermain. Massimo Moratti tak henti-hentinya menguatkan hati pemain kesayangannya itu. Ronaldo kala itu benar-benar berada di titik terendah sebagai pemain profesional. Bagaimana tidak? Sihirnya yang biasa menyenangkan hati para Intertisti kini lenyap ditelan cedera dan ia hanya bisa melihat rekan-rekannya berjuang tanpa bisa berbuat banyak untuk membantu. Selain itu, Ronaldo yang berstatus sebagai mega bintang dunia juga harus menghabiskan hari-harinya tanpa menendang bola. Banyak orang beranggapan bahwa karirnya sudah tamat. Banyak pemain hebat di dunia yang harus berhenti karena dibebat cedera parah, sebut saja Marco Van Basten yang begitu dipuja rakyat Belanda dan Milanisti. Ronaldo digadang-gadang akan menyusul pemain-pemain yang masuk ke lubang kubur karena cedera.

Bersyukur Ronaldo akhirnya dapat pulih dan kembali bermain. Ronaldo yang baru pulih pun tidak dapat memberi sumbangsih besar bagi Inter di penghujung musim liga 2002. Akan tetapi, Ronaldo mendapat tantangan untuk menunjukan dirinya setelah ia dipanggil Scolari untuk mengenakan jersey nomor sembilan Brazil di Korea-Jepang. Brazil waktu itu sejatinya bukanlah tim yang begitu difavoritkan untuk menjadi juara. Ronaldo yang baru sembuh pun pasti masih dibalut cerita kelam empat tahun sebelumnya di mana ia takluk di hadapan Zidane yang membawa Prancis menjuarai World Cup untuk pertama kalinya. Tak disangka ternyata Ronaldo berhasil bangkit dengan luar biasa di Piala Dunia.

brasil-2002-world-cupSkuad Brazil 2002

Piala Dunia 2002 merupakan ajang yang mempunyai cerita besar dalam karir Ronaldo. Setelah menghilang dari permukaan mantan suami Millene Dominigues itu melakukan comeback fenomenal yang mengundang decak kagum. Di kompetisi itu Ronaldo mencetak gol di seluruh pertandingan, kecuali sewaktu bersua Inggris. Torehan golnya yang berjumlah delapan buah itu juga mengantarkan Brazil ke tangga juara. Pada pertandingan awal saat berjumpa Turkey, Ronaldo sudah mencetak satu gol setelah sukses memanfaatkan umpan silang Rivaldo. Pada pertandingan kedua di fase grup melawan Cina, Ronaldo juga sukses menggetarkan jala lawan setelah mengonversi umpan datar Cafu. Di partai penutup fase grup melawan Costa Rica, Ronaldo pun sukses dua kali menjebol gawang lawan dan membawa Brazil menang 5-2.

_38107313_turkey1_alls300x200Ronaldo sukses mencetak gol pertamanya saat kontra Turkey di fase grup setelah memanfaatkan crossing terukur dari Rivaldo

BRAZILRonaldo merayakan golnya ke gawang Turkey bersama Ronaldinho

SGE.RIG45.080602135441.photo00.default-231x250Ronaldo merayakan golnya saat berjumpa Cina setelah sukses mengkonversi umpan datar Cafu menjadi gol

marin_en,property=originalRonaldo yang berbahaya tak dibiarkan membawa bola sendirian oleh pemain Costa Rica

78973902Aksi Ronaldo saat bertemu Costa Rica di partai penutup fase grup Piala Dunia 2002

WC2002-MATCH41Ronaldo mencetak gol ke gawang Costa Rica

BRAZIL'S RONALDO SCORES HIS SECOND GOAL AGAINST COSTA RICA AT WORLD CUP FINALS IN SUWONTidak cukup hanya dengan satu gol, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol keduanya saat menghadapi Costa Rica

78978370Ronaldo berkali-kali mengancam gawang lawan. Terbukti Ronaldo merupakan pemain dengan jumlah shot on goals terbanyak dengan 21 tendangan

Di fase gugur Ronaldo kembali berperan sebagai mesin gol Brazil dan hanya saat melawan Inggris ia gagal mencetak sebiji gol pun. Di babak perdelapan final Ronaldo memastikan tiket ke perempatfinal untuk bertemu Inggris setelah mencetak gol kedua yang membawa Brazil unggul 2-0 setelah sebelumnya Rivaldo mencetak gol cantik. Kepahlawanan Ronaldo baru benar-benar terasa ketika kembali berjumpa Turkey di semifinal. Brazil harus bersusah payah menghadapi Turkey yang tampil cukup menyulitkan. Di menit ke 49, Ronaldo yang menggiring bola sendirian setelah menerima bola dari Gilberto Silva sukses mencetak satu-satunya gol di pertandingan itu. Sambil mendribel bola setelah melewati satu pemain Turkey, Ronaldo membawanya sendirian dan pemain-pemain Turkey yang mengepungnya dari berbagai sisi sepertinya tak ada yang menduga kalau Ronaldo akan menendang bola. Gol itu sendiri cukup unik. Ronaldo menendang sambil mencungkil bola dan jujur penulis lupa istilah untuk tendangan tersebut. Yang pasti Ronaldo mengaku ia terinspirasi dari Romario yang pernah mencetak gol dengan cara serupa. Dengan demikian, Ronaldo pun berdiri sendirian di puncak top skorer dengan total enam gol dan mengungguli pesaing-pesaingnya, yakni Rivaldo dan Klose yang sudah mencetak lima gol.

c9fd11f5ce8f7a5390050428320617b3Ronaldo tampil fenomenal di semifinal saat kembali bertemu dengan Turkey. Ronaldo sendiri mencetak satu-satunya gol kemenagan Brazil yang meloloskan Brazil ke babak final

article-1357044-0052C70800000258-436_634x504Ronaldo menendang bola di antara kerumuman pemain Turkey. Gol unik yang menegaskan Ronaldo sebagai penyerang kelas dunia

RONALDO OF BRAZIL SCORES A GOAL AGAINST TURKEY IN SAITAMAInilah teknik ala Romario yang diadopsi Sang Fenomena untuk melumpuhkan Turkey

Ronaldo2wRonaldo merayakan gol keenamnya di Piala Dunia 2002

Partai final antara Jerman dan Brazil sangat ditunggu-tunggu. Jerman yang sudah tiga kali menggondol piala berusaha untuk menyamai torehan Brazil yang punya satu trofi lebih banyak. Partai final pun kental dengan aroma persaingan antara kiper terbaik, Oliver Kahn melawan bomber nomor satu Brazil, Ronaldo. Tak heran jika pada partai tersebut perhatian banyak diarahkan kepada dua pemain yang paling mencuri perhatian selama kompetisi berlangsung itu. Ronaldo sendiri datang ke final dengan berbagai keraguan. Ronaldo had a very traumatic experience four years ago and now is the chance for him to redeem. Ronaldo sendiri menyatakan bahwa ia tidak dapat mengubah masa lalu dan yang dapat dilakukannya adalah melakukan yang terbaik di depan. Ronaldo tampil cukup lepas di partai final meskipun banyak pihak yang menakutkan pengalaman di final melawan Prancis akan terulang. Pada babak pertama, seluruh peluang Brazil termasuk penetrasi yang dilakukan Ronaldo sukses dibendung oleh kehebatan Kahn. Kahn sendiri memang harus berjibaku di muka gawang untuk menyelamatkan gawangnya dari gelombang serangan Brazil yang mengalir cukup deras. Tendangan setengah voli Ronaldo di area titik putih yang berhasil di gagalkan Kahn menjadi ancaman besar terakhir bagi Jerman sebelum turun minum.

30manRonaldo mendapatkan umpan lambung dari Ronaldinho, namun sayang peluang tersebut gagal dimanfaatkannya untuk membawa Brazil unggul cepat atas Jerman

WC2002-MATCH64Ronaldo berhadapan langsung dengan Kahn setelah menerima umpan dari Ronaldinho, tetapi Kahn dengan gigih mampu mengatasi Ronaldo

ronaldokahn1Kahn harus jatuh bangun untuk melindungi gawangnya dari Ronaldo

0Kahn berhasil menjaga kesucian gawangnya sampai dengan turun minum setelah berhasil meredam peluang terbesar Brazil yang didapatkan melalui Ronaldo. Tendangan setengah voli Ronaldo berhasil dipatahkan Kahn

Di babak kedua Jerman tetap berusaha untuk mengoyak pertahanan Brazil dan salah satu peluang berbahaya adalah freekick Neuville yang berhasil diamankan Marcos sehingga bola hanya mencium tiang gawang. Suasana di Stadion Yokohama pun semakin menegang dan keberadaan Ronaldo masih tetap menjadi salah satu perhatian utama. Atmosfer stadion seolah berpihak pada Ronaldo seorang. Itulah yang penulis rasakan tatkala menyaksikan rekaman Piala Dunia 10 tahun silam. Kebangkitan Ronaldo adalah kejayaannya di muka gawang Kahn. Benar saja, di menit ke 67 Ronaldo sukses menghancurkan kebesaran Kahn. Setelah gagal dan terjatuh sewaktu berusaha menembus pertahanan Jerman sendirian, Ronaldo dengan gigih bangkit dan merebut bola yang ada di kaki Hamman. Bola dioper ke Rivaldo dan pemain bernomor sepuluh itu langsung melepaskan tendangan yang cukup kuat. Kahn berusaha untuk menangkap bola, namun entah kenapa. Mungkin tendangan Rivaldo cukup keras sehingga bola tidak bisa ditangkap dengan baik atau memang Kahn melakukan blunder sehingga bola terlepas dari pelukannya. Sial bagi Kahn, Ronaldo yang mencari celah kosong setelah memberikan bola pada Rivaldo karena mungkin beranggapan bahwa Rivaldo akan memberinya umpan matang telah siap menyambar bola bebas. Kahn berusaha untuk mengejar bola, namun Ronaldo lebih siap dan memenangi pertarungan satu lawan satu di depan muka gawang. Gol pertama bagi Brazil sekaligus gol ketujuh Ronaldo sepanjang kompetisi yang semakin mengkokohkan dirinya di puncak top skorer.

WCUP SOC BRA DEUDi babak kedua Ronaldo mencoba seorang diri menembus pertahanan Jerman walaupun akhirnya ia harus gagal

Ronaldo O Kahn VM 2002Ronaldo menendang bola liar dan Kahn berusaha untuk menghentikan Ronaldo

in22Ronaldo vs Kahn

ful46278_2382_full-lndKahn tidak mampu menjangkau bola yang ditendang cukup keras oleh Ronaldo di muka gawang

0,,5686341_4,00Ronaldo sukses menjebol gawang Kahn di menit ke 67

ronaldo wc finalInilah gol ketujuh si tonggos di Piala Dunia 2002 yang semakin mengukuhkan dirinya di puncak top skor

World-Football-Ronaldo-and-the-Magnificent-Twenty-Goal-scorers-of-All-Time-Part-1-64461Ronaldo merayakan keberhasilannya menembus dinding kokoh Kahn yang tidak berhasil dirobohkannya sebelum rehat

Sejak gol itu, penulis merasa bahwa sosok Ronaldo mulai menguasai dunia yang waktu itu fokus pada final terbesar tahun 2002. Pertarungan antara Ronaldo dan Kahn kembali berlanjut. Di menit 79 Kleberson membawa bola dan menyisir dari sisi kanan lalu melepaskan operan yang agak panjang kepada Rivaldo. Rivaldo yang cerdik dan tahu bahwa Ronaldo dalam keadaan bebas langsung melakukan step over dan membiarkan bola jatuh ke kaki Ronaldo. Ronaldo pun langsung mengambil posisi untuk menendang bola dan bek Jerman berusaha membendungnya walaupun hal itu sia-sia. Di sinilah pertarungan sesungguhnya antara Kahn dengan Ronaldo. Akurasi ciamik yang menjadi salah satu kekuatan Ronaldo benar-benar melumpuhkan Kahn yang tak kuasa membendung tendangan datar Ronaldo yang mengarah tepat ke pojok gawang. Gol kedua Ronaldo di partai final sekaligus kehancuran dari orang-orang yang mengira Ronaldo sudah habis. Semuanya dilakukan pada partai final itu. Nama Ronaldo kembali melambung dan seluruh trauma melawan Prancis sirna sudah. Brazil pun berpesta dan nama Ronaldo kembali melambung di dunia.

_38107370_final2_afp300x200Ronaldo yang dalam keadaan bebas bersiap untuk melepaskan tendangan akurat yang menjadi kelebihannya

RonaldoAsamoah terlambat menutup ruang tembak Ronaldo

Soccer World Cup 2002: Brazil vs. Germany - Ronaldo's second goalAkurasi tendangan Ronaldo begitu baik dan bola mengarah ke pojok kanan gawang tanpa mampu dihentikan oleh Kahn. Gol kedelapan Ronaldo sekaligus memastikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak

ronaldo-e-rivaldo-na-copa-do-mundo-de-2002-1297904332443_615x300Rivaldo menyambut gol kemenangan yang dicetak Ronaldo pada menit ke 79

ronaldo-con-brasilSelebrasi Ronaldo usai menjaringkan bola ke gawang kiper peraih Lev Yashin Award

120913065129-ronaldo-2002-horizontal-galleryKini Ronaldo adalah seorang juara dunia dan seluruh penderitaannya telah sirna

Ronaldo telah mengalahkan banyak hal dengan dua golnya yang memberikan bintang kelima di jersey Brazil. Pertama-tama Ronaldo menghentikan kejayaan Kahn. Kedua ia membungkam mulut-mulut yang meragukan karirnya akibat cedera parah yang sempat berpotensi menghancurkan karir gemilangnya. Sejatinya tak akan ada yang bisa merenggut keberhasilan dari pemain fenomenal seperti Ronaldo, kecuali usia. Ronaldo waktu itu masih berusia 25 tahun dan dengan usia yang emas itu ia masih sanggup bangkit.

RonaldolRonaldo dan kebahagiaan bersama trofi Piala Dunia

BRAZIL'S RONALDO HOLDS UP TROPHY AFTER 2-0 WIN OVER GERMANY IN WORLD CUP FINAL IN YOKOHAMAKemenangan terbesar Ronaldo dalam karirnya adalah melambungkan negaranya menjadi yang terbaik di dunia. Ronaldo melakukan hal tersebut saat baru sembuh dari cedera yang mengubur nama besarnya dan sewaktu memori buruk saat kontra Prancis menyelimutinya di partai final

Kemenangan yang diraih Ronaldo juga bukan saja menang atas penderitaannya selama ini. Kemenangan Ronaldo mengukuhkan keberhasilan tim medis yang berjuang demi kesembuhannya. Kemenangan Ronaldo adalah kemenangan orang-orang terdekat yang setia memberinya dukungan untuk kembali menjadi yang terbaik. Kemenangan Ronaldo juga telah memenangkan hati penulis yang waktu itu masih menjadi seorang anti sepak bola. Puncak kemenangan Ronaldo adalah sewaktu ia kembali dianugerahi gelar terbaik dunia untuk yang ketiga kalinya di penghujung 2002. Ronaldo menyisihkan Zidane yang gagal membawa Prancis lolos dari fase grup di Piala Dunia dan Oliver Khan, kiper terbaik yang dibungkam Ronaldo di partai final.

Ronaldo (50) Ronaldo sukses mencetak gol lebih banyak dari pemain mana pun termasuk koleganya di timnas, Rivaldo. Berkat itulah Ronaldo diganjar dengan sepatu emas

1516877_FULL-LNDRonaldo dinobatkan sebagai yang terbaik disusul dengan Oliver Khan dan Zidane.

BRAZILIAN RONALDO HOLDS UP THE FIFA WORLD PLAYER OF THE YEAR TROPHYDURING FIFA GALA IN MADRID.Kemenangan Ronaldo sekaligus kemenangan para pendukung setianya. FIFA MVP AWARDS 2002

2011-02-16-13-18-22-8-ronaldo-scored-3-goals-in-the-2006-world-cup-but-uSeluruh pencapaian fenomenal Ronaldo termasuk saat membawa klub barunya, Real Madrid merengkuh Piala Interkontinental di penghujung tahun 2002

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s