BUANG TAYANGAN YANG TAK BERKUALITAS

Apakah Anda senang menyaksikan tayangan tak berkualitas di televisi? Penulis rasa ada banyak orang yang menyukai tontonan yang berbau seks, pertengkaran, dan hal-hal buruk lainnya. Apa gunanya membeli televisi mahal-mahal jikalau benda tersebut hanya digunakan untuk menyaksikan tayangan-tayangan perusak moral?

Menonton televisi rasanya merupakan sebuah rutinitas yang hampir tidak pernah absen di kehidupan kita. Menonton tv dapat menjadi hiburan untuk membasuh keletihan setelah bekerja sepanjang hari. Menurut penulis, hal itu bukanlah masalah. Masalah terletak pada jenis tontonan yang dilihat. Ada begitu banyak jenis tayangan dan kita dapat memilih sesuai kesenangan masing-masing.

Dalam masyarakat yang heterogen, ada beraneka ragam selera dalam hal tayangan televisi. Ada ibu-ibu yang doyan menonton adegan perceraian dalam sinetron yang rendah kualitas, ada remaja yang suka dengan percintaan konyol ala sinetron yang tak berbobot, tapi ada pula kelompok intelektual dengan kesenangannya menyaksikan tayangan bernuansa ilmu pengetahuan. Selain itu, masih banyak jenis tayangan lain yang belum disebutkan dan tentunya memiliki banyak penonton.

Rasanya tak salah bila ada yang beranggapan bahwa televisi memberikan sumbangsih besar dalam merusak moral masyarakat. Televisi dibeli dengan jumlah uang yang tidak sedikit tentunya, namun sangat disayangkan bila akhirnya televisi menjadi alat perusak moral yang maha dashyat. Otak anak-anak kecil dicuci dengan adegan kekerasan sehingga perilaku mereka sehari-hari tidak berbeda jauh dari tontonannya. Otak kelompok remaja dicuci oleh tayangan yang berbau seks dan itu dapat berujung pada tingginya tingkat aborsi. Bagaimana dengan tante-tante yang doyan akan drama perceraian? Mereka dapat menerapkan kehidupan rumah tangga yang buruk dalam sinetron ke kehidupan keluarganya.

Bagi penulis, televisi merupakan sebuah investasi. Televisi adalah investasi yang tidak murah. Dari apa yang sudah ditanamkan akan muncul buah. Buah baik atau busuk bergantung pada kualitas tayangan yang ditonton. Jikalau Anda menyaksikan tontonan yang bernuansa pengetahuan pastilah Anda akan panen ilmu. Akan tetapi, jikalau Anda maniak dengan sinetron-sinetron kelas bawah, maka Anda bisa menjadi orang yang nihil kualitas.

Untuk apa menyaksikan sinetron-sinetron kelas rendah? Menonton sinetron kelas rendah tidak akan membuat Anda menjadi lebih baik. Menyaksikan sinetron murahan berarti melihat pameran kebobrokan manusia. Apakah dunia ini terlalu miskin sehingga tidak ada lagi hal lain yang lebih pantas untuk dilihat dan dinikmati, selain yang buruk? Ingat, jangan sampai televisi yang dibeli dengan mahal menjadi sia-sia karena hanya digunakan untuk menyaksikan tayangan-tayangan perusak moral.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s