THE DENIAL OF PEASANTRY‚ÄôS RIGHTS AND THE STRUGGLE TO INFLUENCE GOVERNMENTAL POLICY (A Case Study of Modernist Industrial Development of PT Semen Indonesia and Social Exclusion of Peasantry at Rembang)

Makalah ini mendiskusikan isu mengenai pembangunan industri di Rembang yang memunculkan resistensi dari kelompok petani. Isu pada makalah ini dapat dibahas secara mendalam dengan berbagai perspektif teoritis keilmuan, misalnya sosiologi perubahan ekonomi (dikenal sebagai sosiologi pembangunan), studi pembangunan, sosiologi politik, sosiologi lingkungan, ekonomi politik, bisnis politik, dan lain sebagainya. Namun demikian, penulis mendiskusikan isu tersebut dengan kerangka teoritis dari sosiologi politik dan sosiologi pembangunan. Tulisan ini tidak dibuat hanya berdasarkan tujuan akademis melainkan suatu spirit untuk memperjuangkan kelompok marjinal.

This paper discusses the issue of industrial development at Rembang which generates a resistance from peasantry. The issue within it can be discussed deeply under certain theoretical perspectives like the sociology of economic change (mostly known as sociology of development), developmental studies sociology of politics, sociology of environment, political-economy, political business etc. Nevertheless the main discussion within this paper is under the theoretical framework of sociology of politics and sociology of development. This paper was’t made according to academical purpose only, but also a spirit to fight for marjinal group.

This paper can be downloaded HERE.